pernah kudapati satu riwayat
takdir dan doa beradu di langit
tentukan mana terkuat
pernah kudapati satu riwayat
takdir dan doa beradu di langit
tentukan mana terkuat
Posted in Perjalanan, Puisi, Solilokui | Leave a Comment »
tak peduli sekuat apa hela
tak hirau sepekat apa goda
tak rasa selekat apa linta
dengan cinta semua jadi mudah belaka
Posted in Perjalanan, Puisi | Leave a Comment »
penjual makanan sederhana
selalu saja beroleh pembeli di teras warungnya
: peron yang teramat luas
Posted in Perjalanan, Puisi | Leave a Comment »
Duka derita, duka laraku di dunia
Tidaklah aku sesali, juga tak akan aku tangisi
Asalkan karna itu Tuhan menjadi sayang padaku
Segala kehendak-Nya menjadi surga bagi cintaku
Bukanlah apa kata manusia yang kuikuti
Tetapi pandangan Allah Tuhanku yang kutakuti
Ada tiadaku semata-mata milik-Nya jua
– Kiai Kanjeng (Sayang Padaku)
Di perhelatan Festival Musik Indonesia yang rutin digelar di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) setiap penghujung tahun, pada tanggal 8 dan 9 Desember yang lalu Novia Kolopaking bersama Kelompok Gamelan Kiai Kanjeng pimpinan Novi Budianto menggelar pementasan musik bertajuk “Konser 8”. Pagelaran ini, seperti disebutkan dalam press release Kiai Kanjeng, merupakan bentuk rasa syukur Novia dan Kiai Kanjeng, yang notabene merupakan warga DI Yogyakarta, atas rahmat Allah yang tidak melanjutkan dinamika erupsi Gunung Merapi hingga level 9 –tingkat tertinggi letusan—sehingga Kota Yogyakarta urung dikosongkan, sebagaimana direncanakan sebelumnya bila aktivitas Merapi terus meningkat.
Posted in Perjalanan, Resensi | 2 Comments »
amatlah sayang sepasang kekasih yang bedekatan jarak
tapi hati berjauhan
masih beruntung sejoli yang terpisahkan jarak
Posted in Perjalanan, Puisi, Solilokui | 2 Comments »
rindu ini semakin pekat
serasa tak kuasa kupendam
sukmaku tak mungkin berkhianat
pada tautan hati yang gejolak padanya leram
Posted in Perjalanan, Puisi | Leave a Comment »
dua strip merah yang tak resah
balutan kuasa sang penggenggam jiwa
berbalur sejumput cinta merekah
Posted in Perjalanan, Puisi, Solilokui | Leave a Comment »